Aterafm’s Blog

Radione Cah Setren…!

PENGUMUMAN

Posted by aterafm pada April 20, 2009

bwt semuanya aj nie ya….yang ingin gabung ama kami bisa gabung di KOMIRA_CLUB(KOmunitas MItra ateRA)…..
itu nama kumpulan mitra kami…!!!!!yg ingin gabung silahkan klik di http://www.aterafm.com……….”SELAMAT BERGABUNG”

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

GEMPA BUMI

Posted by aterafm pada Maret 4, 2009

Gempa bumi adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan. Anatomi gempa bumi Gempa bumi terjadi setiap hari di bumi, namun kebanyakan kecil dan tidak menyebabkan kerusakan apa-apa. Gempa bumi kecil juga dapat mengiringi gempa bumi besar, dan dapat terjadi sesudah, sebelum, atau selepas gempa bumi besar tersebut. Intensitas Intensitas adalah besaran yang dipakai untuk mengukur suatu gempa selain dengan magnitude. Intensitas dapat didefenisikan sebagai suatu besarnya kerusakan disuatu tempat akibat gempa bumi yang diukur berdasarkan kerusakan yang terjadi. Harga intensitas merupakan fungsi dari magnitude, jarak ke episenter, lama getaran, kedalaman gempa, kondisi tanah dan keadaan bangunan. Skala Intensitas Modifikasi Mercalli (MMI) merupakan skala intensitas yang lebih umum dipakai. [Tipe gempa bumi Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.[2] Gempa bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB, Gempa bumi gunung berapi Gempa bumi gunung berapi terjadi berdekatan dengan gunung berapi dan mempunyai bentuk keretakan memanjang yang sama dengan gempa bumi tektonik. Gempa bumi gunung berapi disebabkan oleh pergerakan magma ke atas dalam gunung berapi, di mana geseran pada batu-batuan menghasilkan gempa bumi. Ketika magma bergerak ke permukaan gunung berapi, ia bergerak dan memecahkan batu-batuan serta mengakibatkan getaran berkepanjangan yang dapat bertahan dari beberapa jam hingga beberapa hari. Gempa bumi gunung berapi terjadi di kawasan yang berdekatan dengan gunung berapi, seperti Pergunungan Cascade di barat Laut Pasifik, Jepang, Dataran Tinggi Islandia, and titik merah gunung berapi seperti Hawaii. Penyebab terjadinya gempa bumi Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi. Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi Sejarah gempa bumi besar pada abad ke-20 dan 21 Sebagian jalan layang yang runtuh akibat gempa bumi Loma Prieta pada tahun 1989 12 September 2007 – Gempa Bengkulu dengan kekuatan gempa 7,9 Skala Richter 9 Agustus 2007 – Gempa bumi 7,5 Skala Richter 6 Maret 2007 – Gempa bumi tektonik mengguncang provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Laporan terakhir menyatakan 79 orang tewas [4]. 27 Mei 2006 – Gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter; lebih dari 6.000 orang tewas, dan lebih dari 300.000 keluarga kehilangan tempat tinggal. 8 Oktober 2005 – Gempa bumi besar berkekuatan 7,6 skala Richter di Asia Selatan, berpusat di Kashmir, Pakistan; lebih dari 1.500 orang tewas. 26 Desember 2004 – Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,3 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia. 26 Desember 2003 – Gempa bumi kuat di Bam, barat daya Iran berukuran 6.5 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 41.000 orang tewas. 21 Mei 2002 – Di utara Afghanistan, berukuran 5,8 pada skala Richter dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas. 26 Januari 2001 – India, berukuran 7,9 pada skala Richter dan menewaskan 2.500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13.000 orang. 21 September 1999 – Taiwan, berukuran 7,6 pada skala Richter, menyebabkan 2.400 korban tewas. 17 Agustus 1999 – barat Turki, berukuran 7,4 pada skala Richter dan merenggut 17.000 nyawa. 25 Januari 1999 – Barat Colombia, pada magnitudo 6 dan merenggut 1.171 nyawa. 30 Mei 1998 – Di utara Afghanistan dan Tajikistan dengan ukuran 6,9 pada skala Richter menyebabkan sekitar 5.000 orang tewas. 17 Januari 1995 – Di Kobe, Jepang dengan ukuran 7,2 skala Richter dan merenggut 6.000 nyawa. 30 September 1993 – Di Latur, India dengan ukuran 6,0 pada skala Richter dan menewaskan 1.000 orang. 12 Desember 1992 – Di Flores, Indonesia berukuran 7,9 pada skala richter dan menewaskan 2.500 orang. 21 Juni 1990 – Di barat laut Iran, berukuran 7,3 pada skala Richter, merengut 50.000 nyawa. 7 Desember 1988 – Barat laut Armenia, berukuran 6,9 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian. 19 September 1985 – Di Mexico Tengah dan berukuran 8,1 pada Skala Richter, meragut lebih dari 9.500 nyawa. 16 September 1978 – Di timur laut Iran, berukuran 7,7 pada skala Richter dan menyebabkan 25.000 kematian. 28 Juli 1976 – Tangshan, China, berukuran 7,8 pada skala Richter dan menyebabkan 240.000 orang terbunuh. 4 Februari 1976 – Di Guatemala, berukuran 7,5 pada skala Richter dan menyebabkan 22.778 terbunuh. 29 Februari 1960 – Di barat daya pesisir pantai Atlantik di Maghribi pada ukuran 5,7 skala Richter, menyebabkan kira-kira 12.000 kematian dan memusnahkan seluruh kota Agadir. 26 Desember 1939 – Wilayah Erzincan, Turki pada ukuran 7,9, dan menyebabkan 33.000 orang tewas. 24 Januari 1939 – Di Chillan, Chile dengan ukuran 8,3 pada skala Richter, 28.000 kematian. 31 Mei 1935 – Di Quetta, India pada ukuran 7,5 skala Richter dan menewaskan 50.000 orang. 1 September 1923 – Di Yokohama, Jepang pada ukuran 8,3 skala Richter dan merenggut sedikitnya 140.000 nyawa

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

HUMOR ASYIK

Posted by aterafm pada Maret 1, 2009

Seorang Istri Mengintai Suaminya

Seorang touris dari Australia yang baru 3 hari mengunjungi Indonesia ingin melihat Borobudur.

Selama tinggal di hotel sederhana di Yogya ditemani seorang guide dari Indonesia, dan belajar bahasa Indonesia. Mulai dari cara bertanya “pukul berapa berapa? Harganya berapa?”

Suatu hari mereka pergi ke Borobudur naik bis murah meriah turunnya di terminal kumuh yang padat dan semrawut.

Tiba-tiba siTuris berteriak “Pukul…Pukul….Pukul saya,” sambil menunjukkan ke pergelangan tangannya.

Si Guide dan orang sekitar pada bingung. Setelah tau rupanya yang dimaksud pukul adalah Jam tangannya yang telah dicopet.

Handphone 3G Paling Murah

Saat pulang sekolah Wildan dan Joko Pulang secara bersamaan, kemudian mereka membicarakan tentang Handphone 3G.

Wildan : “Eh Jok di dekat pasar klewer solo, ada kios HP yang menjual HandPhone 3G termurah se Indonesia lho? Cuma Rp. 300 ribu aja, baru dan bergaransi lagi.”

Joko : “Ahh mana mungkin, lu salah info kali, itu mah klepon kali.”

Wildan: “Nggak..!! sumpah ini HandPhone 3G beneran.”

Joko : “Dimana-mana yang namanya HandPhone 3G masih diatas Rp. 1 juta, masih mahal.”

Wildan: “Ini HandPhone 3G…… GILA bisa buat sms, GILA bisa buat telpon, GILA bisa buat main game juga.”

Joko : ???###!!!….

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

persyaratan budidaya ikan nila

Posted by aterafm pada Februari 27, 2009

  • ikan yang berasal dari keluarga cichlidae yang sanggup hidup di daerahyang berada 0 -1000 m dpl
  • suhu perairan yang optimal untuk pertumbuhan ikan nila adalah 25-30 oC bahkan masih dapat hidup dengan dengan baik pada suhu 15.5 –  39oC
  • ikan nila dapat hidup dimana-mana. baik didataran rendah ataupun di pegunungan. di air tawar maupun payau.

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

persyaratan budidaya ikan belut

Posted by aterafm pada Februari 27, 2009

  1. 1. secara klimatologi ikan belut tidak membutuhkan kondisi iklim dan geografis yang spesifik. ketinggian tempat budidaya ikan belut dapat berada d dataran tinggi . begitu pula dengan kelembaban dan curah hujan tidak ada batasan yang spesifik.
  2. 2. kualitas air untuk pemeliaraan belut harus bersi, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. kondisi tanah dasar kolam tidak beracun.
  3. 3. suhu udara/temperatur optimal untuk pertumbuhan belut yaitu berkisar antara 25-31 derajat C
  4. 4. pada prinsipnya kondisi perairan adalah air yang harus bersih dan kaya akan oksigen terutama untuk bibit/benih yang masih kecil yaitu ukuran 1-2 cm. sedangkan untuk perkembangan selanjutnya belut dewasa tidak memilih kualitas sir dan dapat hidup di air yang keruh.

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Jangan Lupakan Desa Kita…SETREN

Posted by aterafm pada Januari 3, 2009

about_boltSalam Persaudaraan…!

Blog ini sengaja di buat untuk semua Saudara,Rekan,Sahabat warga Desa SETREN tentunya ya,yang saat ini mencari nafkah dan belajar di luar kota ataupun di luar negeri sana,mungkin Desa kita ini tidak ter tera di WorldMap,bahkan beberapa Tahun lalu hampir saja kena gusur!….he..he..he…

Tapi jangan pernah melupakan Desa kita ini,desa tempat kita dulu bermain bersama.di blog ini aku juga setakan playlist untuk mendengarkan RADIO yang kita buat bersama sama,supaya dapat menjadi hiburan disaat senggang.juga buat rekan dan sodaraku yang pernah mampir di Desa ini,kapan maen kesini lagiii….???

Sayangnya aku belum bisa Upload foto-foto disini.

wes ini aja dulu ya….

makasih cah Cilacap sdh mampir…!

w3counter(23468);

W3Counter

Posted in Uncategorized | 6 Comments »

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.